Ada nuansa ketakutan dari berbagai pihak dan ada juga nuansa untuk merekayasa mengkaburkan hasil-hasil yang sudah didapat oleh TIM 8, maka dari itu saya berharap ini benar-benar murni independen tanpa ada intervensi dari manapun. harapan besar dari publik adalah TIM 8,karena jika dibalikan lagi ke penegak hukum, khawatir ada masalah lagi dalam perjalanannya, ada keraguan terhadap penegak hukum dalam masalah ini, apalagi sekarang publik sudah melihat secara terang-terangan, jika masalah ini terus bergulir tak selesai, khawatir publik akan lebih marah lagi mungkin, karena terbentur birokrasi dan aturan main yang masih bisu, semua merasa benar, semua menjalankan sesuai aturan, semua merasa punya hak dan wewenang. dulu ketika kepolisian dan kejaksaan memberantas korupsi, merasa ada yang tidak puas, kurang maksimal, nah sekarang saatnya ketika KPK ada untuk memberantas...wuiihhh...mulai satu persatu orang-orang yang dulu pemberantas koruptor kini mulai kena KPK, sangat dahsyat...kenapa dulu tidak maksimal...ternyata yaaa....mulai terkuak...(lempar batu sembunyi tangan, maling teriak maling...begitu kata pujangga)....
Selasa, 10 November 2009
Rabu, 04 November 2009
KPK SEDIKIT LEGA ..ADA TITIK TERANG
Bibit dan Chandra boleh lega, akan tetapi dia harus terus berkoordinasi untuk menuntaskan tugas-tugasnya untuk memberantas koruptor sampai akar-akarnya...siapaun dia, pejabat maupun pimpinan apapun dia...mesti ada keterbukaaan...hidup KPK dan MK...terus lakukan ketyerbukaan buat publik...biar publik tau.....siapa dalang-dalangnya...
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
00:44
0
komentar
Sabtu, 31 Oktober 2009
UMAR LUBIS
Ketua Umum Forum Silaturahmi Ketua RT Se-Tangerang Selatan.
dikukuhkan oleh Pejabat Walikota Tangerang Selatan. Sabtu, 31 Oktober 2009 di Restoran Situ Gintung Pukul 10.00-12.00. selamat dan sukses. FSKRT Tangerang Selatan.salam hangat dari Salman Al-Farisi (Wk.Sekjen SIMPUL Tangerang Selatan).
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
08:49
0
komentar
Senin, 19 Oktober 2009
AYI RUHIYAT
CALON WALIKOTA TANGERANG SELATAN
Insya Allah dengan Silaturahmi
Insya Allah dengan Turun ke bawah
Insya Allah dengan Tekad bersama Masyarakat
Insya Allah dengan Kesabaran
Insya Allah dengan Keridloan
Insya Allah dengan Keyakinan
Insya Allah dengan Jalan yang benar
Insya Allah dengan cara yang Jujur adil dan terbuka...
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
08:29
0
komentar
DEMOKRASI TANPA OPOSISI
DEMOKRASI TANPA OPOSISI
; Ancaman Terhadap Demokrasi
Akhir-akhir ini wacana koalisi makin berkembang jauh. Ide membangun koalisi pemerintahan yang kuat, efektif dan produktif, termasuk dengan basis dukungan yang besar dan permanen dinilai berbeda. Ada yang menilai sebagai konsekuensi dari sistem presidensial yang berlatar demokrasi multipartai. Tanpa dukungan koalisi yang besar, kuat dan permanen, harapan bagi terbangunnya pemerintahan yang makin efektif dan produktif akan menemui kendala di lapangan.
Sebaliknya, ada yang mengkritik bahwa koalisi yang besar akan menjadi ancaman bagi demokrasi. Pemerintah akan terlalu kuat. Oposisi makin kehilangan maknanya dan kehilangan daya kontrol. Karena itu, kata pandangan ini, politik akan bergerak ke arah otoritarianisme. Dan ini akan membahayakan masa depan demokrasi. Pemerintah dibayangkan akan berjalan sendirian tanpa tandingan.
Kedekatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Demokrat (PD) telah memunculkan skeptisisme terhadap perkembangan demokrasi pada masa mendatang. Asumsi politis yang berkembang belakangan ini mengatakan bahwa demokrasi Indonesia akan berjalan tanpa kontrol jika PDI-P mengambil bagian dalam koalisi pemerintahan partai berkuasa, PD; dan bahwa keduanya akan mudah menciptakan kekuasaan otoritarian.
Bagaimanakah nasib demokrasi di Indonesia kedepan, apakah tudingan dari pengamat politik tentang koalisi besar yang di usung oleh Partai demokrat benar akan melahirkan rezim otoritarianisme, atau malah akan memperkuat posisi pemerintahan ???
Cecep el chilamoya....
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
08:23
0
komentar
Kamis, 15 Oktober 2009
OPOSISI BERSAMA RAKYAT
Sungguh dramatis bila kita melihat fenomena politik Indonesia yang kacau-balau. Istilah demokrasi sudah tidai lagi dipahami sebagai upaya membangun kesadaran politik masyarakat, terlebih makna politik sudah beralih kepada pemahaman baru yaitu "Hiprokitisme", istilah yang cocok untuk dialamatkan kepada partai politik yang tidak konsisten dengan kebijakan politiknya.
Tema "Demokrasi tanpa Oposisi", menjadi tema yang sangat menarik untuk kita diskusikan, tema itu terinspirasi dalam acara DEBAT yang ditayangkan di TV One (Rabu/14/10/09). Disna saya melihat bahwa partai politik sebagai pilar penegak demokrasi yang vital tidak menjalankan fungsinya sebagai sosial kontrol dalam melakukan chek and balance dalam upaya kritik terhadap pemerintah. Tidak dapat dipungkiri kalau "Era Orde baru Jilid Dua" akan menerjang Indonesia kembali. Fuad Bawazier saat itu mengatakan bahwa perlu ada upaya penguatan dalam pemerintahan akan tetapi itu harus didukung dengan penyehatan di parlemen, artinya peranan oposisi berperan penting disana, ditambahkan oleh Fazlurahman bahwa oposisi sebenarnya sangat diperlukan karena sejatinya oposisi diibaratkan sebagai pemerintah masa depan yang senantiasa menjalankan kritik, bila perlau Fazrulrahman mengusulkan untuk dibuat Undang Undang untuk mengatur Hak dan Kewajiban Oposisi.
Saya ragu saat partai politik sudah mereduksi pemahaman politiknya pada makna "will to power" dengan menghilangkan kesejatian didalamnya, akan jadi apa Indonesia kedepan karena hal itu akan menciderai tatanan demokrasi kita dan pada akhirnya akan mencetak partai dan elit politik yang oportunis pragmatis. Apabila itu terjadi, Mahasiswa seharusnya menyatukan visi untuk menghimpun gerakan, kalau partai kita sudah tidak dipercaya lagi menjalankan aspirasi masyarakat, maka MAHASISWA yang akan melakukan OPOSISI, dan bila diperlukan akan ada reformasi jilid dua pula. Gimana dengan pandangan kawan-kawan ????
Salam
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
00:41
0
komentar
Rabu, 14 Oktober 2009
POLITIKUS KITA LAGI BAGI-BAGI KUE...
wah...asyik yaaa...jadi politikus, apa saja bisa tanpa melihat apa yang sedang terjadi, bangsa sedang sedih, korupsi terus berjalan, koruptor asyik menikmati makanan, eeeh...para politikus kita sedang bagi-bagi kue lebaran...?????. coba berfikir lagi untuk menjadi politikus...jangan sampai kali ini, lebih buruk karena persoalan masa lalu, belum tuntas. apalagi yang katanya saat ini, politikus senayan mayoritas orang yang baru lulus ujian.....katanya. apakah yakin...bisa mengemban tugas sebagai mana tahun lalu. tahun lalu saja yang katanya sudah ujian dua kali saja...masih banyak doyan duit...rakusnya...rakusnya...nanti duit mana lagi yang menjadi incaran....?????
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
07:03
0
komentar
Selasa, 28 Juli 2009
GONJANG GANJING BOM
Bom...kini menjadi misteri, ada dimana saja bahkan setiap saat akan tiba, kapan saja. bom saat ini mungkin bisa membaca situasi dan kondisi. coba jika kita lihat secara seksama, tinggalkan dulu frame pemikiran kita tentang teroris yang mengkaitkan kalangan Islam Radikal.jika kita cermati secara bersama Bom ada yang hakiki dan ada yang majazi, yang hakiki mungkin bom yang bisa meledak dan memakan korban langsung, kalau bom yang majazi ini yang terkadang kita lupakan, lihat saja keadaan bangsa Indonesia Saat ini, KORUPSI, membiarkan masalah krusial begitu saja, kejadian-kejadian alam yang di buat oleh manusia itu sendiri, dan membiarkan hutang bangsa ini terus bertambah, kemiskinan dan lain-lain apakah itu bom saat ini yang memakan korban secara pelan-pelan.....????.
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
08:13
0
komentar
Senin, 20 Juli 2009
JANGAN SALING MENUDUH
BOM MARRIOT DAN RITS CARLTON
Jangan lagi menuduh Islam, Jangan lagi menuduh lawan politik, jangan lagi menuduh teroris, jangan lagi menuduh siapa saja, sebelum bukti jelas terungkapkan asal jangan juga ada konspirasi.
jangan juga cepat mengungkapkan ini adalah perbuatan teroris yng selama ini selamat.siapa yang selamat????. semua pihak saling evaluasi diri, siapa saja. kenapa bom terjadi???.
ada yng aneh, masa detonator dan bahan-bahan peledak bisa selamat, masuk kamar lantai 18 dan bisa bermalam berhari-hari sampai pada titik sasaran, dan terbebas dari pintu X-Ray, untuk sekelasa Marriot dan sekelas Rits Carlton hal itu bisa selamat??????. dan ini menjadi pertanyan BESAR jika kita cermati ini dengan matang-matang. hari-hari ini bisa saja BOM meledak dimana-mana.....
bagi para pemimpin negeri ini.....segeralah mengevaluasi..........dan pihak-pihak terkait.....
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
07:34
0
komentar
Selasa, 30 Juni 2009
JIKA SBY MENANG........................................
koalisi kerakyatan yang digalang oleh PDIP-GOLKAR-HANURA-GERINDERA dan partai partai pendukung Capres JK-WIN maupun Mega-Pro. ini akan menjadi kekuatan tangguh dan solid dalam menyikapikebikajan-kebijakan, apalagi PDIP yang sudah berpengalaman sebagai Oposisi akan banyak makan garam. keangkuhan SBY dengan tetap memilih Cawapres non partai,dan didukung 24 Parpol kelas atas, jika menangpun belum tentu, kekuatan ini akan membackup kebijakan-kebijakan, karena Lima Tahun memimpin bukan waktu yang cepat untuk menjaga koalisi, pasti yang namanya kekecewaan, penghiatan dan kemunafikan dalam koalisi ini menjadi hal yang palimh lumrah, pengalaman Tahun lalu sudah terbukti, dan kini pun terbukti jelas, yang mana Elit-elitnya memilih partai pemenaang dan berkoalisi hitam di atas putih, jelas.akan tetapi yang belum jelas adalah Grassrot kader di bawahnya yang mulai banyak lari kepasangan lain."bolehlah supir kenek ikut partai pemenang, akan tetapi penumpang lari ke calon lain. ini menunjukan kerikil=kerikil kecil tantangan dan kekahawatiran koalisi yang di gagas partai pemenang. karena kalau sudah kecewa, kalau sudah inkar janji, inilah titik untuk meluapkan keluar dari koalisi, dan segera menjadi oposisi. yang perlu di catat oleh partaipemenang adalah memperimbangkan kmbali jika sby menang, karena cawapresnya tidak punya kekuatan politik (Non Partai) bukan referesentasi dari partai. jika terjadi belot-membelot dalam partai koalisi pemenanag, maka kekuatan partai pemenang akan lemah...diparlemen,karena dalam politik hal yang paling mudah adalah sakit hati atas kekecewaan, atau karena tidak menepati janji.
maka bahayalah jika SBY Menang.....kekuatan partai manalagi yang menjadi tulang punggung...jika mengecewakan partai koalisi bersama. apakah nanti yang kecewa PKS,PAN,PPP atau PKB atau juga partai pendukung lainnnya.kita lihat saja nanti....JK-WIN dan Mega-Pro tetaplah Bersatu...
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
07:15
0
komentar
Senin, 29 Desember 2008
Akankah....ada perubahan....
Menjelang pergantian tahun baru Islam dan tahun baru Masehi....gegap gempita seremonial dilakukan, semua mempersiapkan, akan datangnya perubahan sang waktu, terlintas dikala akan hadirnya pergantian tahun, akankah ada secercak perubahan dalam hati atau perubahan yang membuat mandiri...mulailah pada diri sendiri..kepercayaan pada bangsa dan negara, kita adalah komunitas kecil diantara masyarakat dan diri kita adalah gen yang paling kecil diantara sekitar kita.kini....akan datang satu pergantian tahun, dari hati kecil saya berkata...Ragukan anda pada perubahan negara ini, Ragukan anda pada kondisi membaik negara ini, Ragukan anda pada situasi aman pada negara ini, Ragukan anda akan kenyamanan dalam hidup di negara ini, Ragukan anda pada kepemimpinan ini, juga Ragukan anda pada kepemimpinan 2009....semuanya tampat kelabu...wajah buram....bagai asap mengepul di atas bumi palestine....karena semua pemimpin-pemimpin hanya bermodal Nafsu kekuasaan belaka, awal sebuah..impian dan janji...belaka, semua akan sirna jika itu sudah digapai...karena negara ini bukan orang pribumi sendiri yang ngatur, belajar dari sebuah pengalaman adalah tolak ukur yang utama, maka...Ragukan semua itu.....akan tetapi jangan RAGUKAN ANDA PADA TAHUN BARU ISLAM 1 MUHARRAM 1430 HIJRIYAH.............
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
16:40
0
komentar
Rabu, 19 November 2008
Negara sebagai horor
dan ada orang -orang seperti kita, yang melihat dalam negara bukan cuma bentuk aktual dan segala bentuk dominasi yang diembannya, namun dalam esensinya yang sejati,sebuah rintangan bagi revolusi sosial.(anarkisme sean m. sheehan-Peter Kropotkin).
negara itu seperti rumah jagal raksasa atau kuburan mahahaluas, dimana semua aspirasi riil, semua daya hidup semua negeri masuk dengan murah hati dan suka hati dalam bayang-bayang abstarksi tersebut, untuk membiarkan diri mereka dicincang dan dikubur.(anarkisme sean m. sheehan-mikhail a. bakunin).
rakyat akan menjadi jauh lebih mungkin untuk menerima format-formatsosial (baru) kehidupan. bila kondisi yang ada sekarang berlanjut, kata sosialisme itu sendiri akan berbalik menjadi kutukan.inilah yang terjadi dengan konsep kesetaraan di perancis selama 40 tahun
semenjak pemerintahan zaman jacobin.(idem).
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
11:26
0
komentar
Minggu, 16 November 2008
PELAJAR BERBICARA POLITIK
Pelajar : Kepemimpinan Muda, Amanah Masa kini ataukah Masa Depan Kebijaksanaan, Masa depan adalah masa yang akan dialami, akan tetapi sulit untuk bisa terjadi, karena masa kini adalah masamu yang paling baik, jangan sampai terlewatkan. gila memang manusia ini, akibat terlampau memikirkan masa depan akirnya masa kini akan menjadi sia-sia. Begitulah sedikit kata.....(JJ.Rosseu) Melihat ungkapan di atas bahwa akan menjadi sebuah misteri masa depan itu, karena belum jelas, bagai sebuah impian yang tidak dilandasi dasar-dasar jelas, hanya ukuran apa yang dilakukan sekarang ini. terkait amanah jadi kesempatan yang ada sekarang, maka jalanilah dengan kebanggaan yang segera, jika saat ini adalah harapan maka lakukan, karena masa depan adalah tujuan. wahai pemimpin muda majulah dan bangkitlah, karena Bangkit Bersama atau kita tunduk di tindas..........(Bersambung) |
Diposkan oleh
FAREES AL HAMBRA
di
22:31
0
komentar
